Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Tak Punya Asuransi pendidikan anak

Memikirkan biaya pendidikan anak kerap membuat banyak orang tua sakit kepala. Pasalnya semakin baik kualitas yang diinginkan maka semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan. Biaya yang besar itupun terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Asuransi pendidikan menjadi salah satu jalan keluar bagi para orang tua untuk mengamankan pendidikan anak di masa mendatang. Mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan di perguruan tinggi dapat diamankan dengan menggunakan asuransi. Risiko apa sajakah yang bisa dicegah dengan keberadaan asuransi pendidikan? Berikut uraiannya untuk Anda:

Kondisi Keuangan Tidak Cukup Stabil untuk Menghadapi Tingginya Biaya Pendidikan

Data dari sebuah lembaga survey menyebutkan bahwa kenaikan biaya pendidikan tidak sebanding dengan kenaikan pendapatan. Biaya pendidikan bisa naik hingga 20% per tahunnya, sementara rata-rata gaji hanya naik 10% per tahun.

Kondisi di atas membuat banyak pasangan orang tua yang kondisi keuangannya tidak cukup stabil untuk menghadapi biaya sekolah yang tinggi. Pada saat seperti ini biasanya pendidikan anak jadi dipertaruhkan. Hal seperti itu tak perlu terjadi jika ada asuransi pendidikan.

Baca Juga: 4 Langkah Cermat Membuat Perencanaan Pendidikan Anak

Alokasi Pengeluaran Jadi Tidak Stabil

Pendidikan anak dalam keluarga memang hampir selalu jadi prioritas utama, disamping urusan kesehatan dan kenyamanan hidup. Biaya pendidikan yang terus melejit naik kerap membuat para orang tua menekan biaya untuk kebutuhan lain dan mengalokasikannya untuk pendidikan.

Alokasi yang tak stabil dan dibiarkan terus menerus sangat tidak baik bagi kondisi finansial. Penggunaan asuransi pendidikan anak yang tepat bisa mengatasi risiko semacam ini. Misalnya ketika Anda memilih asuransi unit link dan sudah mulai mendapat keuntungan dari bagian reksadananya. Anda jadi punya budget tambahan dan tak perlu mencomot alokasi untuk kebutuhan lain.

Dana Darurat Terus Terpakai untuk Membayar Sekolah

Setiap keluarga wajib memiliki dana darurat untuk mengantisipasi keadaan yang tak terduga. Namun membayar biaya sekolah seharusnya tak masuk dalam kategori keaadan tak terduga tersebut.

Sayangnya ketiadaan asuransi kerap membuat dana darurat yang sudah disiapkan jadi harus terpakai. Hal ini berisiko membahayakan keuangan keluarga jika sewaktu-waktu benar-benar terjadi kondisi darurat.

Anda bisa mencegah terjadinya hal seperti di atas dengan memiliki asuransi pendidikan, baik jenis endowmen maupun unit link. Kedua jenis asuransi tersebut sama-sama akan memberikan Anda sumber pemasukan lain sekaligus mengamankan pendidikan masa depan anak-anak Anda jika suatu hari Anda sudah tak bisa mencari nafkah seperti sedia kala.

Terpaksa Meminjam Uang

Tak mau mengorbankan pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi, orang tua kerap memutuskan meminjam uang untuk menutupi biayanya. Jika Anda termasuk orang yang memilik kebiasaan semacam ini maka sebaiknya Anda mulai berhenti.

Utang justru bisa membuat siklus keuangan Anda jadi sulit dijaga kestabilannya. Bukan tidak mungkin Anda jadi terjebak dalam lingkaran gali lubang tutup lubang, meminjam uang ke pihak lain untuk membayar pinjaman ke pihak satunya.

Hal seperti di atas bisa dicegah jika Anda memiliki asuransi pendidikan. Namun tentunya sejak awal memilih Anda harus cermat memahami kebutuhan dan jenis asuransi apa yang paling sesuai dengan kebutuhan tersebut. Anda harus tahu betul perbedaan asuransi pendidikan endowmen dan unit link.

Risiko Anak Putus Sekolah

Pernahkah Anda membayangkan apa yang akan terjadi pada anak-anak Anda ketika Anda jatuh sakit atau meninggal dunia? Kehilangan orang yang mencari nafkah untuknya pasti mengguncang kondisi anak-anak, tak terkecuali untuk urusan pendidikan.

Putus sekolah bisa menjadi risiko yang sulit dihindari ketika orang tua tak lagi bisa mencari nafkah seperti biasa. Padahal pendidikan anak usia dini termasuk ke dalam hal yang harus direncanakan dengan matang hingga ke jenjang pendidikan tinggi demi masa depan yang cerah.

Memiliki asuransi pendidikan bisa menghindarikan anak Anda dari risiko tersebut. Ketika orang tua sudah tak bisa mencari nafkah seperti biasa, uang pertanggungan dari asuransi bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan.

Asuransi pendidikan bisa didapatkan sejak anak berusia 0 bulan sampai 17 tahun. Sebagai orang tua yang bijak, Anda hendaknya membeli asuransi pendidikan sedini mungkin. Cari tahu sejak jauh-jauh hari sekolah mana yang menjadi incaran Anda, berapa rincian biayanya, dan asuransi jenis apa yang sebaiknya Anda miliki untuk mengamankan masa depan pendidikan anak Anda.

Kini Anda tak perlu bingung. Cukup percayakan masa depan pendidikan putra-putri Anda pada PFI Mega Life. Perusahaan asuransi ini memiliki produk bernama Mega Prima Link yang memberikan double manfaat.

Manfaat pertama adalah manfaat asuransi jiwa. Sementara manfaat lainnya adalah manfaat reksadana. Kedua manfaat tersebut memastikan Anda mendapat tambahan dana untuk membiayai pendidikan anak. Nantinya anak Anda juga tetap bisa bersekolah sebagaimana cita-citanya meskipun orang tuanya mengalami masalah yang membuat tak bisa mencari nafkah seperti biasa.

Baca Juga: 4 Jenis Asuransi Jiwa yang Bisa Melindungi Masa Depan Anda

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *